Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah

No comment 2390 views

Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah – Seperi biasa akhir minggu seluruh nampak kalem tak jalankan kegiatan tetapi seperti biasa ibuku menghadiri arisan ibu berpesan utk menjaga rumah,
ibu : “Jovita, ibu ingin arisan di antar sama adik, anda jaga rumah ya”
saya : “ia ibu ku sayang, Jovita dirumah aj koq”
ibu : “ooo ya telah, jangan sampai lupa ayah buatkan kopi ya Jovita”
saya : okeh, bu!!!, jawab ku terhadap ibu tidak lama, ibu telah meninggalkan kami berdua, dirumah cuma ada ayah, & saya,, ku utk kan secangkir kopi hangat di dapur utk ayah cocok tutorial ibuku tercinta.

Cerita-Dewasa-2015-Di-Kamar-Horny-Dengan-Ayah Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah

Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah

Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah – saya : “yah ini kopi nya”, ucap ku sambil mengaduk-aduk kopinya.ayah : “terimakasih anakku sayang,” jawab ayah dgn sedikit menyaksikan kearah payudara saya. saya kaget sekali, waktu ayah menengok ke arah payudaraku, diwaktu itu baju ku cuma menggunakaan pakaian tengtop & celana pendek pantai, tidak ku hiraukan lagi kejadian itu, dulu saya masuk ke kamar.
Di kamar, saya berniat mau menghubungi doi saya
saya : hallo sayang, anda dimna ni

si sayang : dirumah, lagi bangun tidur, yank saya mimpiin anda loh,
saya : akh, periode sih sayang
doi : dia yang, anda nampak sexy di dalam mimpi ku, yg ayo kita “main”
saya : ayo sayang, mumpung dirumah gda siapa2, si ayah ingin ke kebon tajir nya.
si sayang : wah, peluang sayang, disini pun kosong. tidak lama, kami seperti biasa mau menyalurkan hasrat kami bersama lakukan jalinan seks jarak jauh via telephone, ini supaya mengobati kangen kami,
saya : yank, saya lagi puter2, enak bgt yang cepet pulang donk, supaya kita maen suntik2an lagi
si sayang : dia syg, saya pula kepengen bgt pulang, namun gmna jadual blm sesuai ni sambil teleponan,
saya meraba klitoris ku sedikit demi sedikit saya putar dgn aktivitas yg lembut & khas sambil membayangkan bahwa si sayang saya yg memutar2kan clitoris saya sedikit demi sedkit baju saya di copot dari badan saya, supaya gerak-gerik saya lebih leluasa dalam memainkan badan saya sendiri.
“ehuem”, nada keras terdengar dari luar sana , nyatanya itu yaitu nada ayah saya o0ooo tak, saya rupanya lupa menutup pintu kamar, posisi saya diwaktu itu sedang melaksanakan gaya WOT bersama guling kesayangan yg saya salalu diperkosa tiap-tiap tengah malam tiba.

ayah : hayooooo… lagi ngapain
aku : gak yah, lagi iseng aj
ayah : o0ooooo, lagi iseng ya,, ayah nguping anda loh, dikala anda teleponan tadi, o0ooo… tak, muka saya disaat itu jadi merah, jantung saya berdegup amat segera, dalam hati berkata “aduh mampus gue”.

ayah : gak apa koq syg, ayah serta ngerti ya gmna lagi, anda kan pcaran jarak jauh, ya sewajarnya tajir gtu.
aku : oooo, kira ayah geram saaat itu pun wajah saya awalnya merah, saat ini jadi putih normal kembali, & expresi wajah saya telah cerah ,lega mendengar bahwa ayah tak beram. ayah yg dari luar kamar, langsung menghampiri saya yg berada di lokasi tidurku
ayah : yuk sebentar temani ayah
saya : kemana yah? bersama paksa ayah menarik saya ke kemar yg tidak jarang diperlukan utk tidur antara ayah & ibu., tubuhku tetap dalam kondisi telanjang sambil memegang Mobile Phone.
ayah : ini syg, akhir2 ini anda elegan bgt, ayah menyaksikan seperti ibu mu masihlah jejaka,
saya : aduh ayah, udah akh!,, dingin ni
ayah : kalo dingin ntar ayah hangatkan ya??
saya : janganlah macam2 ayah ni, bilangin ibu ntr???!!!

ayah : “ayah pun akan bilang ama ibu, Jovita menyukai maen guling,hehe”, jawab ayah nakal. waktu ayah mengucapkan “kalo dingin ntr ayah angetin ya”, saya amat sangat syok sekali, baru kali ini ayahku berkata ngawur pada ku. saya amat sangat salah tingkah, dengan cara apa ini dilema juga sebagai anak.
ayah : ayo deb ayah gak bilang siapa2 koq, mumpung rumah lagi sepi saya juga berpikir sejenak bersama rasa takut & pasra, maafkan ayah…
Anda jangan sampai beram seperti itu dong, sayang….!!” Dia malah berbicara seperti itu, bukannya malu lantaran perlakuannya
“Ayah nggak boleh demikian, deb mohon kpd ayah….!!”, pintaku menghiba, lantaran kulihat tatapan mata ayahku begitu liar sambil tangannya tidak berakhir menggerayang ke sekujur tubuhku yg cuma di balut selimut dari kamar ibuku.

Saya cobalah menggeliat bangun & buru-buru menjauhi ayah & utk menutupi tubuhku mepet ke ujung ranjang. Dapat namun ayahku semakin mendesak maju menghampiriku & duduk persis di sampingku.

Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah – Tubuhnya mendekap kepadaku. Saya makin ketakutan. “… Anda nggak kasihan menyaksikan ayah seperti ini? Ayolah, ayah kan telah lama merindukan buat sanggup menikmati tubuh Jovita yg langsing padat ini….!!!!”, desaknya.

“Jangan bicara demikian. Ingat Yah… kasian ama ibu ?”, jawabku cobalah menyadarinya. Janganlah menyebut-nyebut ibu sekarang ini, ayah amat cinta pada Jovita, mengingatkan ayah kepada dikala ibu mu tetap belia tidak lama, ayah tersenyum melihatku tak melarangnya lagi.

Beliau bersama lembut & hati-hati mulai sejak meremas-remas ke-2 payudara yg enteng diremas, dikarenakan saya tak mengunakan baju sehelaipun. Yang Merupakan perempuan normal, saya merasakan kenikmatan pun atas remasan ini. mengingatkan ku pula waktu bercumbu dgn kekasihku dahulu.

Hasilnya saya juga, membiarkan & pasrah bersama remasan ayah di dadaku. saya mulai sejak terpengaruh oleh kondisi ini. Walau dalam hati saya telah bertekad buat menahan diri & jalankan seluruh ini demi kebaikan diriku serta. dgn lihainya & tidak dengan kusadari ayah telah mengakses pakaiannya & telah membalikkan tubuhku sampai berlawanan bersama posisi tubuhnya.
Kepalaku berada di bawahnya sementara kepalanya berada di bawahku. Kami telah berada dalam posisi enam sembilan! Tidak lama seterusnya kurasakan sentuhan lembut di kira kira selangkanganku.

Menyukai tak senang, ingin tak akan, kurasakan kenikmatan cumbuan ayahku di leher belakangku. Akh mengagumkan! Saya menjerit dalam hati sambil menyesalkan diri. Saya geram terhadap diriku sendiri, terutama terhadap tubuhku sendiri yg telah tidak akan mengikuti perintah pikiran sehatku.
Tubuhku meliuk-liuk mengikuti irama permainan lidah ayahku. Ke-2 pahaku mengempit muka ayah seolah mau menutupi ke dalam selangkanganku. Kuakui dia benar-benar pandai menciptakan birahiku memuncak mengalahkan kehebatan pacarku.

Saat Ini saya telah lupa bersama siasat semula. Saya telah terbawa arus. Saya malah mau mengimbangi permainannya. tanganku menggenggam batang ayah bersama erat walaupun bersama rasa malu-malu. Ku arahkan batang kemaluan ayahku kearah wajahku, setelah itu kumasukan kedalam mulutku, Mulutku main bersama lincah.

Yg ahirnya Batangnya dirinya kempit dgn buah dadaku yg di idola-idolakan pacarku itu. Sementara batang itu bergerak di antara buah dadaku, mulutku tidak sempat lepas mengulumnya. Tidak Dengan kusadari kami saling mencumbu sektor vital masing-masing selagi lima belas menit.

Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah – Saya makin percaya jika ayahku menggunakan obat kuat yg dimasukan kedalam kopinya. karna Dia sama sekali belum memperlihatkan tanda-tanda dapat ke luar, Seketika, ku arahkan batang ayahku kedalam iyem yg amat menderita lantaran telah 6 bln tak merasakan batang ukuran yg lebih akbar dari pacarku.

Diriku tak terknedali lagi, lantaran nikmat yg menciptakan kmaluan ku bergetar –getar. “aYah?” panggilku menggoda.
“Apa sayang…”, jawabnya seraya tersenyum melihatku tersiksa bersama nafsuku.
“Cepetanyaaahhhhh…….!!!” “Sabar sayang. Anda mau ayah berbuat apa…….?”

“iiiingiiinnnn aaa…aaayahhhh….se….se seeegeeeraaaa ma… masukin!!!”, kataku terbata-bata dgn terpaksa
Saya sebenarnya amat sangat malu menyampaikan ini. Saya yg tadi demikian ngotot tak dapat memberikan tubuhku padanya, sekarang ini malah meminta-minta.

“Apanya yg dimasukin…….!!”, tanyanya lagi seperti mengejek.
“Aaaaaaggggkkkkkhhhhh…ya…yaaaahhhh. Ja…ja….Jaaangan siksa anakmu ni!!!” “ayah tak bermaksud menyiksa anda sayang……!!”
“Oooooohhhhhh, Yaaaahhhh… debo mau dimasukin kontol ayah ke dalam memek Jovita…… uugghhhh!!!” Saya kali ini telah tidak malu-malu lagi mengatakannya dgn vulgar saking tidak tahannya menanggung gelombang birahi yg menggebu-gebu.

Saya nyaris tidak yakin mendengar ucapan itu ke luar dari bibirku sendiri. Hasilnya batang ayah sedikit demi sedikit tertancap di dalam ms.v ku yg masihlah rapat.
“Ooohh… oohhhh… oooouugghh Jovita, luar biasa…!!!” jerit ayahku merasakan hebatnya permainanku. Pinggulku mengaduk-aduk lincah, mengulek liar tidak dengan henti. Tangan ayahku

mencengkeram ke-2 buah dadaku, diremas & puter-puter.
Saya membawa sesuatu di dalam laci yakni colkat, setelah itu ku olesi di ke-2 payudaraku. Dia dulu bangkit setengah duduk.

Wajahnya dibenamkan ke atas dadaku. Menjilat-jilat seluruhnya permukaan dadaku yg saya taburi coklat coki-coki tersebut. ayah Menghisapnya kuat-kuat sambil meremas-remas menyedot coklat yg masihlah mengotori tubuhku.

Kami berdua saling berlomba berikan kepuasan. Saya tak lagi merasakan dinginnya hawa biarpun awalnya saya kedinginan. Badan kami sejak mulai berkeringat, menciptakan badan kami menjadi lengket satu sama lain.

Saya berkutat mengaduk aduk pinggul ku. ayah ku menggoyangkan pantatnya. Kurasakan tusukan kontolnyaa makin serentak seiring bersama liukan pinggulku yg tidak kalahh cepatnyaa. Permain kamii makin meningkatt dahsyat..

Sprei ranjang ibu telah tidak karuan wujudnya, selimut & bantal juga guling terlempar berserakan di lantai akibat pergulatan kami yg bertambah liar & tidak terkendali. Kurasakan ayah mulai sejak memperlihatkan tanda-tanda.
Saya makin bersemangat memacu pinggulku utk bergoyang. Kemungkinan goyangan pinggulku dapat menciptakan iri pacarku disana. Tidak selang sekian banyak detik setelah itu, saya serta merasakan desakan yg sama.

Kuingin dirinya pula merasakannya. Saya konsisten memacu sambil menjerit-jerit histeris. Saya telah tidak perduli suaraku bakal terdengar ke luar sana. ayahku mulai sejak mengejang-ngejang.
“Eerrgghhh oo0ooo….oooo0ooo…oooooo0uugghhhhhhh!!!” ayah ku berteriak panjangg. Dulu beliau keluar kan batangnya di arah kan dekat payudarah ku seketika ke luar lah cairannya Yang putih memuncratt di ke-2 payudaraku.

Saya juga berpikir sejenak “ ini yaitu cairan yg menciptakan saya ada disini dengan kdua saudaraku pun. Hasilnya permianan kami sudah selesai. Saya memakaikan pakaian ayah.

“pokoknya tepat kau kerja ayah dapat memberi anda hadiah mobil, supaya anda senang”, ucap ayah kala itu pula “Masih saying… ups, ayahku sayang, pokoknya ntr kalo ada mobil janji gak dapat bilang kejadian ini ke siapapun” jawabku terhadap ayah

“Hahhaha bias aja ni anda,” jawab ayah sambil tersenyum

“Ayah, pinjam mobil item ya?” Bertanya ku terhadap ayah “pake deh sana, main-main sana supaya gak ada yg curiga” ayah serta menjawab sambil memberikan kunci mobilnya “
Terimakasih ya yah”,, ujarku sambil mencium pipi ayah Saya serta berpakaian rapih, & mulai sejak menuju rumah temanku yg kira2 berjarak kurang lebih 3Km Setiba disana,

Tampa sadar, ternyata HP ku tertinggal dikamar ibu yang seingat saya masih dalam kondisi terhubung dengan pacar saya.

Incoming search terms:

  • cerita horny
  • cerita seks aku dan ayahku
  • Cerita nafsu ayah
  • Ayah horny
  • cerita ngentot jarak jauh di HP
  • ayah pemuas nafsuku
  • ayahku horny
  • Cerita Sex ayah horny
  • adik dan ayahku pemuas nafsuku
  • cerita dewasa ayahku nakal
  • Pemuas nafsu ayah
  • cerita dewasa horny
  • Cerita Sex dengan ayah horny
  • Cerita Sex ayah pemuas nafsuku
  • cerita cewe horny dikamar
(Visited 2,549 times, 1 visits today)
Nonton Film Bioskop Online

Comments

Leave a reply "Cerita Dewasa 2015 Di Kamar Horny Dengan Ayah"